RRI.CO.ID, Sepang - Veda Ega Pratama mencatatkan pencapaian terbaiknya di Moto3 setelah finis kedua pada Grand Prix Malaysia 2026. Pembalap Indonesia itu menyelesaikan balapan dengan selisih 3,734 detik dari pemenang Maximo Quiles.

Veda mengawali balapan di Sirkuit Sepang, Minggu, 1 November 2026, dari posisi kedelapan atau baris ketiga. Ia kemudian merangsek ke lima besar saat balapan memasuki putaran kelima dari 15 putaran yang dijadwalkan.

Persaingan menuju podium semakin ketat ketika Veda berduel dengan pembalap tuan rumah, Hakim Danish, pada putaran kedelapan. Keduanya bersaing sengit untuk memperebutkan posisi ketiga.

Memasuki putaran kesembilan, Veda beralih menghadapi Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo dalam perebutan posisi kedua. Sementara itu, Quiles dari CFMoto Gaviota Aspar Team tetap memimpin balapan hingga garis finis.

[bacajuga=1;title="Veda Ega Pratama Cetak Sejarah, Rebut 'Pole Positon' Moto3 Australia";sumber="berita"]

[bacajuga=2;title="Moto3 Australia Batal Digelar, Veda Ega Pratama Gagal Manfaatkan 'Pole Position'";sumber="berita"]

Quiles, yang dinobatkan sebagai juara dunia Moto3 2026 di Mandalika, berhasil mengamankan kemenangan pada balapan kali ini. Veda berada di posisi kedua, sementara Carpe melengkapi podium setelah finis 4,184 detik di belakang Quiles, demikian catatan MotoGP.

Hasil di Sepang memberikan tambahan 20 poin bagi Veda. Perolehan tersebut mengangkat pembalap Indonesia itu ke peringkat ketujuh klasemen sementara Moto3 dengan koleksi 131 poin.

Podium kedua ini sekaligus melampaui pencapaian terbaik Veda sebelumnya di kelas Moto3. Pada Maret lalu, ia meraih posisi ketiga dalam balapan utama Grand Prix Brasil 2026.

Veda juga sebelumnya mencatatkan sejarah dengan meraih pole position Moto3 pada Grand Prix Australia 2026 pekan lalu. Namun, kesempatan berlomba dari posisi terdepan itu tidak berlanjut karena balapan utama dibatalkan akibat cuaca buruk.