RRI.CO.ID, Jakarta- Tim peserta MotoGP dikabarkan menerima perangkat darurat saat berlaga di GP Qatar mendatang. Mereka juga memperoleh panduan menghadapi situasi darurat.
Melansir dari laman Crash.net, peserta juga menerima protokol keselamatan serta informasi lokasi perlindungan darurat. Shelter tersebut disediakan di dalam area paddock.
[bacajuga=1;title="Belum Pulih Total, Jorge Martin Tetap Berangkat ke MotoGP Qatar";sumber="berita"]
Seluruh tim menerima tujuh panduan menghadapi keadaan darurat nasional, termasuk menyelamatkan diri dan menghindari penggunaan elevator. Mereka diminta berlindung dalam bangunan kokoh yang telah disepakati.
Panitia melarang tidak diperbolehkan menyentuh dan mengambil gambar dari reruntuhan atau ledakan,jika memang terjadi serangan. Informasi ini sudah disebarkan kepada seluruh peserta.
Tim Yamaha adalah tim telah memutuskan tak turun di GP Qatar akhir pekan ini. Yamaha memberlakukan aturan ketat pada larangan bepergian ke wilayah Timur Tengah yang ditrapkan perusahaan.
Absennya Yamaha membuat grid MotoGP Qatar hanya terdiri dari 18 riders. Sementara Marc Marquez yang seharusnya memastikan gelar dunianya di Qatar,belum bisa dipastikan kehadirannya.
[bacajuga=2;title="Yamaha Mundur dari Grand Prix Qatar, MotoGP Siapkan Konsekuensi";sumber="berita"]
Selain keselamatan, jadwal MotoGP juga diperkirakan mengalami keterlambatan. Pasalnya, sejumlah pebalap memilih datang menjelang pelaksanaan balapan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.