RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninggikan badan jalan nasional ruas Semarang-Demak untuk mengurangi genangan rob di kawasan Kaligawe. Penanganan dilakukan pada sejumlah titik, untuk menjaga kelancaran lalu lintas menjelang libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru 2026/2027).

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan peningkatan kualitas jalan nasional penting mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Dody menyebut infrastruktur konektivitas juga berperan meningkatkan daya saing bangsa, pertumbuhan ekonomi daerah, serta pemerataan pembangunan.

“Kementerian PU terus melakukan penanganan dan peningkatan kualitas jalan nasional. terutama pada jalur strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistic,” kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis yang dikutip di Jakarta, Jumat, 6 November 2026.

[bacajuga=1;title="Ditjen Hubla Perkuat Keselamatan Pelayaran jelang Nataru 2026/2027";sumber="berita"]

Pekerjaan peninggian badan jalan Kaligawe arah Demak ini ditargetkan rampung pada 15 Desember 2026 mendatang. Penanganan mencakup ruas sepanjang 1,12 kilometer dengan peninggian badan jalan mencapai satu meter.

Selain Kaligawe, pekerjaan juga dilakukan pada ruas Simpang Tiga Trengguli hingga Batas Kabupaten Demak-Kudus sepanjang 2,50 kilometer. Penanganan meliputi badan jalan, penghamparan lapis perkerasan kedua, pengecoran beton, serta pelebaran bahu jalan.

Kepala BBPJN Jawa Tengah-DI Yogyakarta Moch Iqbal Tamher mengatakan pekerjaan peningkatan jalan di kawasan Kaligawe terus berlangsung. “Pelaksanaan pekerjaan jalan di ruas Kaligawe arah Semarang telah dimulai,” kata Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta tersebut.

“Pengecoran rigid beton FS 45 sudah terlaksana 1.000 m³ dari total 4.800 m³. Pelaksanaan pekerjaan di Kaligawe juga terus dikoordinasikan dengan Lantas Semarang agar arus lalu lintas tetap lancar dan terkendali,” ujarnya.

[bacajuga=2;title="ASDP Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Penumpang Nataru 2026/2027";sumber="berita"]

Penanganan Kaligawe turut dilengkapi sistem pengendalian banjir berlapis melalui pemasangan turap beton di sisi Sungai Tenggang. Turap Corrugated Concrete Sheet Pile tersebut memiliki panjang delapan meter untuk memperkuat tebing sungai.

Kementerian PU juga membangun sodetan permanen sepanjang sekitar 228 meter di kawasan Universitas Islam Sultan Agung. Saluran selebar empat meter dan sedalam 2,5 meter itu mengalirkan air menuju Kolam Retensi Unissula.

Air dari Kolam Retensi Unissula selanjutnya dipompa menuju Kolam Retensi Terboyo sebagai bagian sistem pengendalian banjir Semarang. Kolam Retensi Terboyo memiliki tanggul sepanjang 6,55 kilometer dengan luas layanan mencapai sekitar 189 hektare.

Infrastruktur tersebut dilengkapi enam pompa axial vertical berkapasitas masing-masing lima meter kubik per detik. Selain itu, tersedia dua pompa submersible dengan kapasitas masing-masing 500 liter per detik.

Kementerian PU menargetkan seluruh pekerjaan peningkatan jalan selesai sebelum periode libur Natal dan Tahun Baru. Perbaikan tersebut diharapkan membuat jalan nasional Kaligawe serta ruas Trengguli-Demak/Kudus lebih andal menghadapi peningkatan perjalanan masyarakat.